Ucapan Selamat dari Hizbut Tahrir Pada Momen Datangnya Idul Adhha al-Mubarak 1443 H

Kantor Media Pusat
Hizbut Tahrir
10 Dzul Hijjah 1443 H Nomor: 1443 H/039
Sabtu, 09 Juli 2022 M

Ucapan Selamat dari Hizbut Tahrir Pada Momen Datangnya Idul Adhha al-Mubarak 1443 H

الله أكبر الله أكبر الله أكبر لا إله إلا الله، الله أكبر الله أكبر ولله الحمد

 

 

Bismillâh ar-rahmân ar-rahîm. Segala puji hanya milik Allah Rabb semesta alam, yang Maha Berkuasa, Maha Kuasa, Maha Tinggi lagi Maha Agung, yang di tangan-Nya kunci-kunci kemuliaan yang diidamkan, dengannya Dia menolong orang yang menolong (agama)Nya, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Nabi yang termulia, yang menyeru kepada Islam dan menyampaikan al-Quran, serta mengelompokkan para shahabat dalam satu partai yang tegak di atas wahyu, mendirikan daulah dan mengokohkan sistem Islam, penghulu makhluk, sayidina Muhammad saw.

Air mata kerinduan menyinari wajah para peziarah saat mereka mengucapkan selamat tinggal kepada Ka’bah yang diagungkan, dan kelembutan hati kaum Muslim mengharumkan ladang shalat Idul Adhha dengan kegembiraan dan kebahagiaan, serta kegembiraan anak-anak Muslim yang bermain-main seperti burung aktif, menghiasi hari raya… Sungguh ini Idul Adhha; Hari-hari kebahagiaan yang seharusnya melingkupi negeri-negeri kaum Muslim. Kullu ‘âmin wa antum bi khayrin.

Pada momen ini, Hizbut Tahrir menyampaikan ucapan selamat paling hangat dan memohonkan berkah kepada seluruh umat Islam, seraya memohon kepada Allah SWT untuk menutupi umat dengan hari-hari sukacita, kegembiraan dan ketenangan, dan melingkupinya dengan berkah-Nya.

Saya juga dengan suka cita menyampaikan ucapan selamat saya dan Direktur Kantor Media Pusat Hizbut Tahrir dan semua saudara dan saudari yang bekerja di departemen dan unitnya kepada Amir Hizbut Tahrir, al-‘alim al-jalil Atha’ bin Khalil Abu ar-Rasytah, hafizhahullâh, seraya memohon kepada Allah agar memuliakan Umat Islam dengan kemenangan dan peneguhan kekuasaan mellaui kedua tangan beliau.

Hari Raya (Idul Adhha) ini datang sementara umat sedang menghadapi eskalasi sengit dalam serangan terhadap apa yang tersisa dari ikatan Islam. Setelah puluhan tahun kehancuran perang secara langsung dan perang proxy yang mana dengannya Barat berusaha menancapkan kendalinya terhadap potensi dan wilayah Umat Islam, Amerika dan orang-orang yang bersamanya keluar secara militer dari negeri-negeri kaum Muslim dan mewakilkan kepada agen-agen mereka yang kegelapan dan kriminalitas telah merasuki hati mereka, untuk lebih meningkatkan penghancuran negeri-negeri kaum Muslim secara sosial. Untuk itu Barat mengadopsi “politik kekuatan” dalam membuka pintu masyarakat negeri-negeri kaum Muslim untuk berbagai penyakit masyarakat Barat.

Barat kafir penjajah telah menghidupkan kembali di negaranya sunah penduduk kampung kuno yang telah dicela oleh al-Qur’an, dan dengan itu muncul di negeri Barat berbagai penyakit masyarakat yang aneh. Dengan eskalasi penyebaran penyakit ini di tengah mereka, hari ini hal itu telah mencapai titik penyakit fatal; mulai dari perbuatan orang-orang nabi Luth, hingga apa yang dilakukan oleh Firaun dalam bentuk membunuhi anak-anak, hingga ateisme mereka yang datang setelah kehancuran kaum nabi Nuh. Saat ini, Barat terjebak dalam dilema amoralitas, bid’ah gender, dan diperparah oleh kurangnya kesucian, sampai masalah legalisasi pembunuhan janin, gagasan pemberontakan terhadap ketentuan bahwa undang-undang itu dari Sang Pencipta, hingga penyebaran ketidakberagamaan, makin parahnya nihilisme, termasuk krisis depresi dan penyalahgunaan narkoba, yang hanya merupakan puncak gunung es dari bom waktu bagi masyarakat Barat.

Dan karena Barat sadar akan keseriusan fenomena yang ditimbulkan oleh kekejian ini, maka Barat ingin menyebarkannya di negeri kita sehingga terjadi kelumpuhan di negeri kita hingga bisa mengakhiri krisisnya dengan Rusia dan China, dan kemudian Barat bisa menuntaskan penjajahannya.

Dengan demikian, Barat hari ini telah menjadi lubang hitam, mengancam menelan umat manusia ke dalam kegelapan yang hanya diketahui oleh Allah.

Wahai Kaum Muslim

Sesungguhnya, Anda semua tidak akan kembali sebagai umat terbaik yang dikeluarkan untuk umat manusia sampai Anda bangkit, memerintahkan mereka dengan kemakrufan yang Anda usung dan Anda bangkit melarang mereka dari kemungkaran yang mana mereka tenggelam di dalamnya. Dan tidak ada yang memimpin Anda semua kepada yang demikian itu kecuali seorang penguasa yang mengembalikan di tengah Anda, al-Khilafah yang mengikuti metode kenabian, meneladani Rasulullah, saw, sebagaimana dahulu Khulafaur Rasyidun, ridhwânullâh ‘alayhim, sehingga mereka bertolak di negeri-negeri sebagai penakluk, untuk Anda tegakkan syariah Allah dan Anda keluarkan umat manusia dari kegelapan manhaj-manhaj buatan manusia kepada cahaya Islam yang terang. Allah SWT berfirman:

﴿كُنتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ

“Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang makruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah (TQS Ali Imran [3]: 110).

 

Dan Allah SWT berfirman:

﴿الر كِتَابٌ أَنزَلْنَاهُ إِلَيْكَ لِتُخْرِجَ النَّاسَ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ بِإِذْنِ رَبِّهِمْ إِلَى صِرَاطِ الْعَزِيزِ الْحَمِيدِ

“Alif, laam raa. (Ini adalah) Kitab yang Kami turunkan kepadamu supaya kamu mengeluarkan manusia dari gelap gulita kepada cahaya terang benderang dengan izin Tuhan mereka, (yaitu) menuju jalan Tuhan Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji” (TQS Ibrahim [14]: 1).

 

Dan kepada semua individu dari ahlul quwah wa al-man’ah (pemilik kekuatan)

Sungguh, para penguasa kaum Muslim telah mengkhianati Allah, Rasul-Nya dan kaum Muslim. Sungguh kekejaman dan penghinaan telah tampak dari mereka yang tidak lagi diluputkan oleh pandangan dan tidak bisa dihindari oleh mata. Lalu sampai kapan Anda wahai pemilik nushrah, akan terus mendukung para orang hina ini?! Dan sampai kapan Anda akan berpaling dari umat sayidina Muhammad, saw?! Sungguh Anda telah melihat bagaimana Barat siap untuk melemparkan salah seorang dari Anda di bawah roda bangsa-bangsa dalam sekejap mata supaya menghentikan kereta perubahan. Sementara umat Islam mengangkat orang yang menolong mereka di pundak mereka dan menuliskan nama mereka dengan tinta cahaya. Jadi bersama kelompok yang mana dari kedua kelompok itu, Anda wahai pemilik nushrah? Allah SWT berfirman:

﴿مَّن كَانَ يُرِيدُ الْعَاجِلَةَ عَجَّلْنَا لَهُ فِيهَا مَا نَشَاء لِمَن نُّرِيدُ ثُمَّ جَعَلْنَا لَهُ جَهَنَّمَ يَصْلاهَا مَذْمُوماً مَّدْحُوراً * وَمَنْ أَرَادَ الآخِرَةَ وَسَعَى لَهَا سَعْيَهَا وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَأُولَئِكَ كَانَ سَعْيُهُم مَّشْكُوراً

“Barangsiapa menghendaki kehidupan sekarang (duniawi), maka Kami segerakan baginya di dunia itu apa yang kami kehendaki bagi orang yang kami kehendaki dan Kami tentukan baginya neraka jahannam; ia akan memasukinya dalam keadaan tercela dan terusir. Dan barangsiapa yang menghendaki kehidupan akhirat dan berusaha ke arah itu dengan sungguh-sungguh sedang ia adalah mukmin, maka mereka itu adalah orang-orang yang usahanya dibalasi dengan baik” (TQS al-Isra’ [17]: 18-19).

Sebagai penutup, kami mengingatkan kaum Muslim agar bergembira dengan Hari Raya Idul Adhha ini sebagaimana yang diridhai Allah dan Rasul-Nya, sehingga mereka menyebarkan kegembiraan di rumah, lingkungan dan kota mereka dan mereka bergembira di hari-hari mereka yang akan datang, dan kemudian berpartisipasi dalam perjuangan yang bertujuan dan usaha yang sungguh-sungguh bersama Hizbut Tahrir untuk menegakkan al-Khilafah kedua yang mengikuti manhaj kenabian.

الله أكبر الله أكبر الله أكبر لا إله إلا الله، الله أكبر الله أكبر الله أكبر ولله الحمد.

Kullu ‘âmin wa antum bi khayrin.

 

Ir. Shalahuddin ‘Adhadhah

Direktur Kantor Media Pusat

Hizbut Tahrir

 

Alamat korespondensi dan kunjungan:

Telp 0096171724043

Faks 096113007594

Email: media@hizzb-ut-tahrir.info

www.hizb-ut-tahrir.info

 

https://www.hizb-ut-tahrir.info/ar/index.php/pressreleases/markazy/cmo/83045.html